PULANG PISAU – Anggota DPRD Kabupaten Pulang Pisau, Nasrun Rambe, mendesak pemerintah daerah untuk lebih serius menggarap potensi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui program pelatihan dan pendampingan yang berkelanjutan. Langkah ini dinilai krusial sebagai fondasi untuk menciptakan ekonomi masyarakat yang mandiri dan berdaya saing di tengah ketatnya persaingan pasar.
Dalam keterangannya pada Senin, 30 Maret 2026, Nasrun Rambe menegaskan bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah. Namun, agar perannya maksimal, para pelaku usaha membutuhkan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) yang komprehensif.
“Pelatihan bagi pelaku UMKM sangat penting agar mereka mampu mengembangkan usahanya secara profesional, baik dari sisi peningkatan kualitas produk, strategi pemasaran, maupun manajemen pengelolaan keuangan,” ujar Nasrun.
Lebih lanjut, legislator tersebut menyoroti pentingnya adaptasi teknologi di era digital. Menurutnya, pelaku UMKM di Pulang Pisau tidak boleh jalan di tempat. Mereka dituntut untuk terus berinovasi dan mampu memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana untuk memperluas jangkauan pasar produk lokal.
Namun, Nasrun menekankan bahwa pelatihan saja tidak cukup. Ia meminta pemerintah daerah melalui instansi terkait agar memberikan pendampingan secara berkelanjutan.
“Kita tidak ingin pelatihan hanya sekadar seremonial. Perlu ada pendampingan agar para pelaku usaha dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh secara efektif dalam operasional bisnis mereka sehari-hari,” tambahnya.
Nasrun optimistis, jika program ini dijalankan secara terarah dan konsisten, sektor UMKM di Kabupaten Pulang Pisau akan mampu berkontribusi lebih signifikan terhadap peningkatan ekonomi masyarakat luas.
“Dengan UMKM yang kuat, kita bisa menciptakan ekonomi rakyat yang mandiri dan memiliki daya saing tinggi,” pungkasnya.
Hingga saat ini, dorongan dari legislatif ini diharapkan menjadi stimulus bagi dinas terkait untuk segera merumuskan program pemberdayaan UMKM yang lebih aplikatif dan menyentuh kebutuhan para pelaku usaha di akar rumput. Adv

