PULANG PISAU – Pagelaran seni bertajuk “Sakula Budaya” yang baru saja dihelat mendapatkan apresiasi tinggi dari legislatif. Anggota DPRD Kabupaten Pulang Pisau, Mohammad Yamin Amur, menilai kegiatan tersebut sebagai wadah strategis untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, namun juga berkarakter kuat dan mencintai kearifan lokal.
Menurut Yamin, kegiatan seni budaya bukan sekadar perayaan atau hiburan semata. Lebih dari itu, ia memandang Sakula Budaya sebagai laboratorium nyata bagi peserta didik untuk mengasah kepekaan sosial dan kecintaan terhadap identitas daerah.
“Pagelaran ini adalah ruang bagi siswa untuk berekspresi, menghargai keberagaman, sekaligus memupuk rasa percaya diri. Kita ingin anak-anak kita tumbuh menjadi pribadi yang kreatif, inovatif, dan bangga dengan budaya sendiri,” ujar Yamin saat dikonfirmasi, Senin (30/3/2026).
Dalam ajang tersebut, para siswa menunjukkan potensi di berbagai bidang, mulai dari seni tari, musik, hingga pertunjukan seni lainnya yang mengangkat kekayaan budaya lokal. Yamin menilai, proses latihan hingga tampil di depan publik memberikan dampak positif bagi pembentukan mentalitas dan kemandirian siswa.
Politisi ini pun memberikan apresiasi tinggi kepada pihak sekolah dan seluruh panitia yang telah bekerja keras menyukseskan acara. Ia berharap kegiatan serupa tidak berhenti di sini, melainkan dapat terus digulirkan secara berkelanjutan sebagai agenda tahunan pendidikan.
“Ini adalah langkah positif dalam pembinaan karakter. Saya berharap kegiatan seperti ini konsisten dilakukan, karena ini adalah investasi jangka panjang untuk membangun generasi penerus yang berdaya saing,” tambahnya.
Menutup pernyataannya, Yamin mendorong Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau agar lebih proaktif memberikan dukungan nyata terhadap inisiatif-inisiatif yang berorientasi pada pengembangan minat dan bakat peserta didik. Menurutnya, sinergi antara sekolah, pemerintah, dan masyarakat adalah kunci utama untuk melahirkan generasi emas yang tangguh di masa depan. adv

