PASAMAN – Bupati Pasaman Welly Suhery didampingi Wakil Bupati Pasaman H. Parulian Dalimunthe menghadiri sekaligus membuka secara resmi Rapat Kerja dan Penyusunan Rencana Bersama Kelompok Kerja Percepatan Perhutanan Sosial (Pokja PPS) Kabupaten Pasaman Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Lantai III Kantor Bupati Pasaman, Kamis (2/7/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Welly Suhery menegaskan bahwa rapat kerja tersebut memiliki nilai yang sangat strategis karena menjadi forum untuk menyatukan komitmen, memperkuat koordinasi, serta menyusun langkah-langkah bersama dalam mempercepat pelaksanaan program perhutanan sosial di Kabupaten Pasaman.
Menurutnya, perhutanan sosial merupakan salah satu instrumen penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian hutan melalui pengelolaan yang berkelanjutan dan berbasis masyarakat.
Pada kesempatan itu, Bupati Pasaman juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat, Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Pasaman, KKI Warsi, serta berbagai komunitas pemberdayaan masyarakat yang selama ini telah memberikan pembinaan dan pendampingan kepada masyarakat dalam pengelolaan perhutanan sosial.
“Saya berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat melalui pendampingan teknis, penguatan kelompok usaha, serta peningkatan kapasitas masyarakat sehingga program perhutanan sosial dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ujar Welly.
Ia berharap rapat kerja tersebut mampu menghasilkan rencana aksi yang terukur, implementatif, dan mampu memperkuat kolaborasi antar seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung percepatan pengelolaan perhutanan sosial di Kabupaten Pasaman.
“Saya berharap rapat kerja ini menghasilkan rencana aksi yang terukur, implementatif, dan mampu memperkuat kolaborasi,” tutupnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Pasaman H. Parulian Dalimunthe, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat, kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasaman, Direktur KKI Warsi beserta komunitas pemberdayaan masyarakat, Kepala KPHL Pasaman, pimpinan instansi vertikal, perwakilan dunia usaha, perguruan tinggi, perbankan, narasumber, serta undangan lainnya.

