Pengadaan Sewa Stand atau booth pameran Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Tulang Bawang Barat tahun anggaran 2025 menjadi sorotan publik. Pengadaan yang terpecah menjadi 3 paket pengadaan senilai Rp100.000.000 diduga berpotensi mengarah pada dugaan mark-up anggaran.
Pasalnya, pengadaan tersebut dialokasikan untuk penunjang kegiatan pameran atau promosi daerah. Namun, besar anggaran yang dikucurkan dinilai tidak wajar dan diduga tidak sesuai dengan spesifikasi serta harga pasar riil di lapangan.
Seperti pameran yang dilaksanakan Jakarta Convention Center (JCC) yang di pecah menjadi 2 paket pengadaan pada bulan Februari dan September. sewa stand 2 unit dengan harga Rp80.000.000 selama 10 hari, dengan metode E-Purchasing. Stand atau booth yang digunakan hanya berukuran 3mx3m dan fasilitas yang disediakan hanya instalasi listrik saja.
Selanjutnya, Sewa Stand 1 unit dengan harga Rp20.000.000 selama 3 hari pada Pameran Lampung Craf/Kriya Jemari yang diselenggarakan di Gedung Graha Wangsa Lampung pada bulan November 2025 dengan metode belanja E-Purchasing.
Menurut beberapa masyarakat yang sering mengikuti pameran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dijakarta, pengadaan sewa stand tersebut dinilai tidak sesuai dengan harga dilapangan.
Ariawan salah satu pengusaha UMKM Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) yang pernah mengikuti pameran Jakarta Convention Center (JCC). Stand atau booth pameran dengan ukuran 3mx3m biasanya dibandrol dengan harga 2juta-3juta /hari.
“Kalau pengalaman saya, sewa booth dengan ukuran 3mx3m itu tergantung strategis lokasinya. Paling mahal 3juta /hari.” Ucapnya. Jum’at (26/06/26).
Pengadaan Sewa Stand atau booth pameran yang dinilai tidak sesuai dengan harga riil dilapangan, berpotensi merugikan negara atas dugaan Mark up diperkirakan sekitar Rp61.000.000.
Isma Kepala Bidang (Kabid) Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag). Saat dikonfirmasi diruangan kerjanya. Dirinya menjelaskan harga pasar sewa Stand Pameran dijakarta sekitar 38juta-40juta. Dengan fasilitas yang disediakan hanya instalasi listrik saja.
“Kalau dijakarta sekitaran segitu, antara 38juta-40juta. Itu diluar anggaran dekorasi. Itu hanya ruangan kosong, mereka hanya memberi instalasi listrik saja.” Kamis (25/06/26) cetusnya
Konfirmasi lebih lanjut, Isma mengatakan dengan harga 40juta tersebut hanya disewa selama 5 hari saja.
“40juta itu untuk 5 hari.” Ucapnya

