Pasaman, scmnews.id– Dinas Pertanian Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, melaksanakan program vaksinasi gratis bagi anjing dan kucing sebagai langkah pencegahan rabies, Rabu (17/9/2025).
Sekretaris Dinas Pertanian Pasaman, Listiyanto, menyampaikan bahwa pemerintah daerah memberikan perhatian khusus terhadap potensi penyebaran rabies di tengah masyarakat.
“Pemkab Pasaman serius dalam menanggulangi rabies. Melalui vaksinasi ini, kita berupaya memutus rantai penularan sejak dini,” jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, Dinas Pertanian menyiapkan 1.000 dosis vaksin yang didistribusikan melalui tenaga dokter hewan setempat. Program ini terbuka bagi masyarakat tanpa biaya.
“Kami berharap seluruh pemilik hewan peliharaan dapat memanfaatkan kesempatan ini. Vaksinasi dilakukan gratis untuk anjing dan kucing yang ada di Pasaman,” tambah Listiyanto.
Kepala Bidang Peternakan, Maimunah, menuturkan bahwa hingga Agustus 2025 sebanyak 1.000 dosis vaksin telah tersalurkan kepada hewan peliharaan.
“Kami akan memantau kondisi di lapangan. Jika ada kebutuhan tambahan, vaksin lanjutan akan segera disediakan agar Pasaman bisa bebas rabies,” ujarnya.
Menurutnya, sejauh ini belum ditemukan kasus rabies positif di Pasaman. Namun, tercatat ada 102 laporan gigitan hewan, mayoritas dari anjing.
“Kasus gigitan memang ada, tapi tidak ada yang berlanjut menjadi rabies. Pasien biasanya langsung mendapat vaksin anti rabies di puskesmas,” katanya.
Dinas Pertanian mencatat sekitar 5.000 ekor Hewan Penular Rabies (HPR) yang diawasi, dengan daerah rawan di Kecamatan Dua Koto dan Rao. Meski begitu, hingga kini wilayah Pasaman masih bebas rabies.
“Kami tetap melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan pihak nagari hingga jorong. Jika ditemukan hewan dengan gejala rabies, akan segera ditangani,” tutur Maimunah.
Ia menambahkan, pelaksanaan vaksinasi rutin terbukti memberi hasil positif. Selama delapan bulan terakhir, Pasaman tidak mencatat adanya kasus rabies. (*/mc)

