PASAMAN — SD Negeri 05 Pauh, Kecamatan Lubuk Sikaping kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap sesama melalui program SEDEKAH dengan menyalurkan santunan Hari Raya kepada puluhan penerima manfaat, Selasa (10/3/2026).
Kegiatan yang digelar di Aula SDN 05 Pauh tersebut turut dihadiri langsung oleh Bupati Pasaman, Welly Suhery, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman Musli,S.Pd.,M.Pd.
Kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari program Sedekah Subuh yang telah dilaksanakan oleh para siswa secara rutin selama satu tahun terakhir. Dana yang terkumpul berasal dari sedekah yang disisihkan para siswa setiap hari Jumat.
Dalam kegiatan tersebut, pihak sekolah menyalurkan santunan kepada 45 orang siswa SDN 05 Pauh serta 30 warga kurang mampu yang berada di sekitar Kecamatan Lubuk Sikaping. Santunan ini merupakan hasil dari program Sedekah Subuh yang secara rutin dilaksanakan oleh warga sekolah.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Pasaman Welly Suhery juga menyerahkan santunan Hari Raya kepada sejumlah siswa yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian dan perhatian terhadap dunia pendidikan serta kesejahteraan anak-anak di Kabupaten Pasaman.
Bupati Welly Suhery menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting untuk membangun karakter anak-anak sekaligus memberikan motivasi agar mereka terus semangat dalam menuntut ilmu.
Ia juga mengapresiasi pihak sekolah dan seluruh pihak yang telah berinisiatif melaksanakan kegiatan sosial tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama yang ditunjukkan oleh keluarga besar SDN 05 Pauh. Menurutnya, kegiatan seperti ini tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima bantuan, tetapi juga membentuk karakter generasi muda yang peduli terhadap sesama.
“Kegiatan ini hendaknya dapat menjadi inspirasi dan aspirasi bagi sekolah-sekolah lain di seluruh Pasaman untuk melaksanakan kegiatan serupa,” ujar Welly.
Ia juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Pasaman ke depan akan mendorong program Sedekah Subuh di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dana yang terkumpul nantinya akan dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan sosial seperti pemberian beasiswa kepada siswa kurang mampu maupun bantuan bagi masyarakat yang tertimpa musibah.
Sementara itu, Kepala SDN 05 Pauh Lubuk Sikaping, Muhammad Nur, M.Pd menjelaskan bahwa kegiatan Sedekah Subuh merupakan salah satu program unggulan sekolah yang telah berjalan sejak 4 tahun terakhir.
Ia menyebutkan, pada tahun 2023 program serupa telah menyantuni sekitar 50 orang siswa. Kemudian pada Ramadan tahun 2024, santunan diberikan kepada 30 siswa SDN 05 Pauh serta 40 warga kurang mampu di sekitar Kecamatan Lubuk Sikaping.
Sedangkan untuk tahun 2025 Santunan hari Raya juga diberikan kepada 40 Orang siswa dan 30 Warga Kurang mampu.
“Sedekah Subuh ini merupakan program yang kami kemas dalam gerakan BERMUTASI (Berakhlak Mulia dan Berprestasi) dengan tujuan mengajarkan dan membiasakan anak-anak untuk gemar bersedekah sejak dini,” ungkap Muhammad Nur.
Menurutnya, program santunan Hari Raya Sedekah Subuh ini memang dirancang untuk menumbuhkan karakter berbagi dan beramal dalam diri para siswa. Dengan kebiasaan tersebut, diharapkan nilai-nilai kepedulian sosial akan tertanam kuat hingga mereka dewasa nanti.
Ia menambahkan, manfaat dari kegiatan ini sangat besar, baik bagi siswa yang terbiasa menyisihkan rezekinya untuk bersedekah maupun bagi mereka yang menerima bantuan. Sebagai umat Islam, sedekah merupakan salah satu amal jariyah yang membawa keberkahan di dunia maupun di akhirat.
Selain itu, SDN 05 Pauh juga terus mengembangkan berbagai program pendidikan karakter lainnya. Seluruh warga sekolah berkomitmen mewujudkan semangat “Bermutasi, Berakhlak Mulia dan Berprestasi” sebagai identitas sekolah.
Lebih lanjut ia menyampaikan, pihak sekolah juga memiliki rencana besar untuk pengembangan program tersebut pada tahun 2027 mendatang. Sekolah menargetkan dapat memberangkatkan siswa kurang mampu yang mampu menghafal Al-Qur’an minimal tiga juz untuk menunaikan ibadah umrah.
“Ini menjadi motivasi bagi anak-anak agar lebih semangat dalam menghafal Al-Qur’an dan meningkatkan kegiatan keagamaan,” katanya.
Untuk tahun depan, pihak sekolah juga akan menerapkan persyaratan tambahan bagi penerima santunan. Para calon penerima diharuskan mendapatkan rekomendasi dari masjid atau mushala di lingkungan tempat tinggal mereka.
Langkah ini diharapkan mampu mendorong anak-anak agar lebih aktif meramaikan masjid serta memperkuat nilai-nilai keagamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Melalui program santunan serta rencana pemberangkatan umrah bagi siswa penghafal Al-Qur’an tersebut, SDN 05 Pauh Lubuk Sikaping ingin menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, kepedulian sosial, serta nilai-nilai spiritual bagi generasi muda.
Sementara itu, para siswa dan orang tua penerima santunan mengaku sangat bersyukur dan bahagia atas bantuan yang diberikan. Santunan tersebut dinilai sangat membantu mereka dalam menyambut Hari Raya Idulfitri sehingga dapat merasakan kebahagiaan lebaran seperti masyarakat lainnya. (*)

